Minggu, 14 Oktober 2018

Sajak dinihari

Ucap salam ku titipkan kepada sebatang kayu
Terbawa desiran pasir tertiup angin dinihari
Akankah kau mendengarku wahai tempat perpijakanku ?

Bebrapa waktu tiada kata
Beberpa waktu tiada suara
Dan beberapa waktu daku terdiam

Lantunan bisik derai anginMu
Memeluk menembus sweeter ungu kelabu
Sungguh waktu tak akan pernah berhenti
Melangkah membawa segenapmtanggung jawab diri

Aku Kau Kau Akuku
Terngiang dibenak sebuah kata itu
Sebuah yang sulit dimengerti
Bahkan untuk seekor musang

Kau boleh memiliki semuanya
Semua yang ada
Milikku milikmu
Tapi tidak untuk CINTA

Cinta bukan negosiasi
Cinta bukan hanya senang
Mungkin merah itu waranya
Dan hati adalah tempatnya

Tapi taukah dikau
Mereka selalu berubah setiap saat
Tanpa diketahui
Tanpa pamit kepadamu

Tuangkan dan minum coklat panas itu
Kau akan baikan
Peluk erat rasa cintaNya
Pasti kau takkan kecewa

Senyummu, senyumku, senyum kita semua
Tawamu, tawaku, juwa tawa kita semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sisi

PenyendJikadiri tinggal dalam kenangan Terbawa hanyut seperti sebuah segmen cerita Sebuah janji tersembunyi dalam waktu Kental menjadi ku...