Senin, 23 April 2018

Perbanyakan OLIVE (zaitun) dengan cangkok dan stek batang

Di tanah air, zaitun terkenal sangatbsulit untuk diperbanyak. Makanya kolektor rela memesan bibit zaitun dari kerabat atau kenalan yang bekerja di daerah Timur Tengah.

Teguh Gunawan termasuk orang penasaran yang sudah membuktikan bahwa perbanyakan zaitun dengan stek itu sangat kecil kemungkinan hidupnya. Awalnya Ia mencobanya sebanyak sepuluh batang yang dia ambil dari sisa keprasan pemrapian tanaman zaitun milik seseorang, disana ia langsung menanamnya pada media tanah dan cocopite sebagai penjaga kadar air. Alhasih, dari sekian batang yang Ia tancapkan hanya ada 3 batang yang mampu semai kembali dengan kurun waktu yang lumayan, sekitar 18 hari sudah berdaun satu (tanpa perangsang akar).

Begitupun pemindahan ke media yang lebih besar, karena ingin cepat tumbuh gede, setelah mengetahui daun tumbuh yang ke dua (sekitar 5 hari kemudian) langsung langsung Ia pindah ke media yang sudah disiapkan. Alhasil dari ketiga zaitun yang mampu semai itu pun tak ada yang teraisa.

Begitulah sedikit cerita dari sahabat kita yang menjadikan artikel ini di buat, dengan niatan belajar dan berbagi pengetahuan. Selamat membaca.

Sebelum kita masuk kepada cangkok maupun stek batang, perlu kita ketahui bahwa pertumbuhan zaitun termasuk pada pertumbuhan yang lambat dan memerlukan asupan air yang sedikit tapi rutin.
Untuk memudahkan hal tersebut kita anjurkan untuk memakai media cocopite dan pasir dengan campuran 90 % + 10 %,

"Waw..., tidak kah terlalu banyak ?"
"Tidak, karena memang bertujuan untuk menjaga kadar air untuk tanaman yang lumayan sensitive"

Kenapa cocopite ?
Karena cocopite adalah busa alami yang mampu menyimpan air dengan kadar yang lumayan banyak.

Dan sebuah media biasanya akan siap untuk digunakan setelah survei, dengan tanda tubuhnya rumput
tapi dengan media tersebut sudah bisa langsung digunakan.

SETEK

Setek adalah salah satu cara yang cepat untuk meperbanyak suatu pohon tetapi memiliki tingkat penyemaian agak rendah apalagi dengan buah zaitun yang sensitiv, tapi ada cara untuk meningkatkan potensi penyemaian yaitu memakai "minyak dari bawang merah goreng".

Cara membuatnya sangat sederhana,
  1. Pertama tama rajang bawang merah dengan hati hati
  2. Kedua, panaskan minyak goreng di atas wadah penggorengan
  3. Setelah minyak panas, masukan rajangan dari bawang merah tersebut
  4. Tunggu dan bolak balik bawang merah hingga berwarna kecoklatan kemudian matikan apinya
  5. Biarkan hingga dingin
  6. Pisahkan antara ampas dengan minyak, dan minyak siap untuk di gunakan.

Cara penggunaan pada batang yang di setek,
  1. Pertama, potong batang yang agak tua yang mau di semaikan sekitar 15 cm
  2. Selanjutnya, runcingkan bagian pangkal
  3. Hilangkan kulit sekitar 2 mm dari pangkal dan jangan sampai melukai kambium
  4.  Kemudian olesi atau rendam dengan minyak bawang merah atau perangsang akar bagian yang telah di kupas,
  5. Tunggu sekitar 1 jam,
  6. Tancapkan ke media yang sudah di beri lubang dan kemudian tutup.
  7. Potong semua daun pada batang yang hendak di semaikan untuk memperkecil penguapan.
  8. Siram tiap pagi dan sore, air menyesuaikan.
  9. Jangan di beri pupuk dalam jenis apapun terlebih dahulu hingga tumbuh tinggi sekitar 30 cm.
  10. Letakkan pada tempat yang tdk terkena sinar matahari langsung dan teduh.

Waktu yang diperlukan untuk semai lumayan lama, jadi ,ohon sabar dan tidak memindah mindahkan media tersebut.

CANGKOK

Cangkok juga salahsatu cabang metode perbanyakan pohon denga cafa :
   1. Siapkan media penyemaian berupa cocopite
   2. Buat 2 keratan pada batang yang akan di cangkok selebar sekitar sejengkal, dengan jarak sekitar sejengkal dari tempat dimana tunas akan tumbuh,
   3. Kelupas kulit diantra keratan tadi tapi jangan sampai melukai kambium
   4. Olesi dengan minyak bawang merah atau puperangsang akar
   5. Bungkus denga rapi menggunakan media cocopite
   6. Jaga kadar air pada media
   7. Umumnya akan tumbuh akar sekitar umur 3 bulan
   8. Setelah akar muncul, potong di bagian bawah cangkokatan tadi
   9. Tempatkan pada tempat yang teduh sampai tumbuh tunas, kemudian tanam kembali.

Dengan menggunakan metode cangkok tanaman memiliki angka persemaian lebih tinggi karena asupan zat masih di terbantu opeh batang utama.

Selamat mempraktekan.
Untuk perbaikan jika ada yang lebih berpengalaman kami berharap masukan dari anda anda semua karena kami juga masih belajar, silahkan kirim di "bhagaskhoro287@gmail.com"
Terimakasih.

Rabu, 18 April 2018

Polybag semai ramah lingkungan

Pagi tadi ada seorang santri yang bertanya "bang, lagi ngapain ?",
"Ini lagi mau mindah taneman ke media yang lebih luas" sahut ku,    kembali ia bertanya "tapi kok ada yang beda ya bang ?!",      "iya dong, anak muda jaman now gituloh" timpalku sambil senyum senyuman gajelas

Nah dari situ saya berpendapat bahwa berbagi itu sangat penting apa lagi untuk orang yang sama sama sedang belajar.

"Lha emang kalo make polybag biasa kenapa bang buat penyemaianya ?" Si santri yang keliatanya emang sangat ingin tahi,  
"Gini bro....   mau tahu crita awalnya apa langsung to the poin aja nih ?"
"Dari awal juga keliatane bagus bang" sambil senyam senyum
"Oke, gini... dulu bermula dari pengalaman mindah benih yang siap tanam ke media yang lebih besar, eh dari total 7 tanaman yang gagal 2 taneman, padahal median pindahnya itu sama, kok bisa ya ?, ku bertanya dalam hati. Setelah merengidentifikasi lagi terkait dengan kejadian itu ketemu dah jawabanya, ternyata kesalahan awal kenapa  kok 2 taneman itu gagal ato mati, itu karena kekurang hati hatian ketika merobek polybag sebwlumnya"

"Kok bisa bang salah ngerobek jadi mati tanemanya?"
"Bisa dong" langsung ku sambung lagi " karena tenaman yang masih muda itu bak anak yang masih balita, jika kita lengah sedik terhadap kehati hatian dalam langkah pembesaranya dia akan sangat mudah jatuh, karena masih sangat sensitif, nah apa lagi bagian akar sama daun, itu adalah bagian yang harus seimbang dalam tanaman, banyak daun tapi akarnya sedikit itu terlalu besar penguapan jadi dalam jangka waktu tertentu tanaman akan mengering, dan seterusnya...." dan seterusnya

Nah disitu muncilah bagaimana cara memindah tanaman semai tanpa melukai atau membuat stres tanaman tersebut ?

Salah satu trobosanya adalah dengan menggunakan polybag organik seperti dedaunan kering, sabut kelapa ayau cocopite yang di proses, dan seterusnya.
Tapi disini kita mencontohkan yang menggunakan daun kering sebagai pengganti polybag,
Ini beberapa tips untuk memilah dan menjaga supaya daunya bisa tahan lebih lama
  
  1. Pertama pilih daun yang lebar dan sekiranya kuat untuk kurun waktu sekitar 21 hari,

  2. Yang kedua, gunakan media pengganti tanah, seperti cocopite, arang sekam, pasir, dan abu         (bisa juga di campurkan), dan kenapa tidak memakai tanah ?, pasti kalian sudah tau ya ?! Yal betul karena tanah memiliki daya urai yang sangat cepat terhadap sampah organik atau tumbuhan.

  3. Yang ketiga, beri jarak antara media dengan tanah.

  4. Jaga kelembapaan media dengan cara penyiraman embun.
 
  5. Jangan memberi pupuk ketika penyemaian sedang berlangsung.

Selamat mencoba, dan semoga sukses. Jika ada kritik, saran, dan masukan bisa menghubungi *bhagaskhoro287@gmail.com*. Dan terima kasih atas rasa menghargai anda.

Nah dari sekian bahan di atas sebenarnya saya bertujuan untuk sharing lebih kepada anda semua, kenapa karena mungkin dari anda sekalian memiliki pengalaman yang sangat lebih dalam bidang tanaman, entah tanaman sayayur, tanaman palawija, maupun tanaman ber kayu.

Kami tunggu, dan salam petani organik

Sisi

PenyendJikadiri tinggal dalam kenangan Terbawa hanyut seperti sebuah segmen cerita Sebuah janji tersembunyi dalam waktu Kental menjadi ku...