SOP BUDIDAYA TANAMAN KANGKUNG
A. Persiapan Media Tanam
1. Persiapkan media tanam dengan komposisi 3 : 2 : 1 (tanah : kompos : arang sekam/ cocopeat).
2. Aduk media sampai benar-benar tercampur minimal 3 kali pengadukan dan bersihkan dari kotoran-kotoran yang berbahan plastik.
3. Masukkan media dalam polybag.
4. Siram tanah pada polybag dengan campuran pupuk Manutta Gold Bawah dengan dosis 250 ml (20 tutup) per 20 liter air, cukup untuk 100 polybag disebar masing-masing per polybag 1 gelas (200 ml).
5. Siram Felita (jika ada), dengan dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air, sebagai pupuk dasar media dan PAACR dengan dosis 2 tutup per 10 liter air, per polybag 1-2 gelas.
6. Diamkan media dengan melakukan penyiraman sehari 1 kali sampai tumbuh rumput 7-12 hari (indikasi media siap ditanami).
7. Media tanam sudah layak ditanami bibit.
B. Pembenihan
1. Jemur benih selama 1-2 jam sebelum pukul 10.00 pagi.
2. Bersihkan benih dari kotoran dan seleksi benih yang muda.
3. Rendam benih dengan Manutta Gold Atas 1 tutup per 10 liter air selama 1-2 jam kemudian tiriskan.
4. Benih siap dan layak untuk mulai ditanam.
C. Penanaman
1. Menata polybag dengan populasi per 1 m2 untuk 16 polibag, beri rengganggan untuk sirkulasi udara, antar polybag 5-10 cm dan usahakan blog searah dengan arah angin.
2. Waktu rekomendasi penanaman pada pagi hari (sekitar pukul 06.00).
3. Siram media tipis (kondisi media lembab, jangan sampai basah).
4. Tebar benih secara merata (manual atau dengan mal tanam) per polybag populasi 100 biji benih.
5. Tutup benih yang sudah ditebar dengan media lembut dan tipis 0,5 cm.
6. Siram media dengan system kabut.
D. Perawatan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman
1. Amati perkembangan tanaman, media (tetap lembab) dan lakukan pendataan tertulis.
2. Lakukan penyiraman berkala (melihat kondisi media tanaman).
3. Kocor Manutta Gold Bawah dosis 5 tutup per 10 liter air setiap hari Senin dengan dosis 1 gelas per polybag dan semprot Manutta Gold Atas dosis 1-2 tutup per 10 liter air setiap hari kamis.
4. Semprot PAACR dosis 2 tutup per 10 liter air, bila menemukan indikasi 10 % serangan hama atau penyakit.
5. Penyiangan rumput (bila diperlukan).
E. Panen
a. Pencabutan Sayuran:
1. Siram Sayuran yang siap dipanen di pagi hari. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pencabutan sayur dan supaya tidak banyak tanah yang melekat pada daun dan akar tanaman.
2. Waktu Panen dilakukan sekitar jam 15.00 sd 16.00.
3. Cabut beberapa tanaman (3-5) batang sekaligus dengan memegang pangkal batangnya, supaya tidak gampang patah.
4. Tanah yang masih menempel pada akar dibersihkan.
5. Cabut semua tanaman yang sudah siap dipanen.
b. Pemilahan Sayuran:
1. Sortir tanaman dikelompokkan sesuai tinggi tanaman (Tinggi, Sedang, Kecil) sekaligus buang daun-daun yang sudah menguning.
2. Potong akar dengan pisau tajam sisakan kurang lebih 2–3 cm dari pangkal batang.
3. Cuci sayuran pada bagian akar, dengan cara direndam bagian akarnya saja, di gerak-gerakkan sampai bersih, lalu tiriskan.
4. Sayuran siap dikemas setelah air mengering.
Catatan, hindari membasahi daun sayuran dengan air karena akan mudah membusuk dalam kemasan plastik.
SOP BUDIDAYA TANAMAN BAYAM
A. Persiapan Media Tanam
1. Persiapkan media tanam dengan komposisi 3 : 2 : 1 (tanah : kompos : arang sekam/ cocopeat).
2. Aduk media sampai benar-benar tercampur minimal 3 kali pengadukan dan bersihkan dari kotoran-kotoran yang berbahan plastik.
3. Masukkan media dalam polybag.
4. Siram dengan Manutta Gold Bawah dengan dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air, per polybag 1 gelas.
5. Siram Felita jika ada dengan dosis dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air sebagai pupuk dasar media dan PAACR dengan dosis 2 tutup per 10 liter air, per polybag 1-2 gelas.
6. Diamkan media dengan melakukan penyiraman sehari 1 kali (Jw. dileb) sampai tumbuh rumput 7-12 hari (indikasi media siap ditanami).
B. Pembenihan
1. Jemur benih selama 1-2 jam sebelum pukul 10.00.
2. Bersihkan benih dari kotoran dan seleksi benih yang muda.
3. Rendam benih dengan Manutta Gold Atas 1 tutup per 10 liter air selama 1-2 jam kemudian tiriskan.
4. Benih siap untuk ditanam.
C. SOP Penanaman
1. Menata polybag dengan populasi per 1 m2 16 polibag, beri renggangan untuk sirkulasi udara antar polybag 5-10 cm dan usahakan blog searah dengan arah angin.
2. Waktu rekomendasi penanaman pada pagi hari (sekitar pukul 06.00 Wib).
3. Siram media tipis (kondisi media lembab tidak basah).
4. Tebar benih secara merata (manual atau dengan mal penanaman) per polybag sepucuk sendok teh (1/4 sendok teh).
5. Tutup benih yang sudah ditebar dengan media lembut dan tipis 0,5 cm.
6. Siram media dengan system kabut.
D. Perawatan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman
1. Amati perkembangan tanaman, media (tetap lembab) dan lakukan pendataan tertulis.
2. Lakukan penyiraman berkala (melihat kondisi media tanaman).
3. Kocor Manutta Gold Bawah dosis 5 tutup per 10 liter air setiap hari Senin dengan dosis 1 gelas per polybag dan semprot Manutta Gold Atas dosis 1-2 tutup per 10 liter air setiap hari Kamis.
4. Semprot PAACR dosis 2 tutup per 10 liter air, bila menemukan indikasi 10 % serangan hama dan penyakit
5. Penyiangan rumput (bila diperlukan).
E. Panen
a. Pencabutan sayuran:
1. Siram sayuran yang siap dipanen dipagi hari. hal itu dilakukan untuk mempermudah pencabutan sayur dan supaya tidak banyak tanah yang melekat pada daun dan akar tanaman.
2. Waktu panen dilakukan sekitar jam 15.00 sd 16.00.
3. Cabut beberapa tanaman (3-5) batang sekaligus dengan memegang pangkal batangnya, supaya tidak gampang patah.
4. Tanah yang masih menempel pada Akar dibersihkan hingga bersih.
5. Cabut semua tanaman yang sudah siap dipanen.
b. Pemilahan sayuran:
1. Sortir tanaman dikelompokkan sesuai tinggi tanaman (Tinggi, Sedang, Kecil) sekaligus buang daun-daun yang sudah menguning.
2. Potong akar dengan pisau tajam sisakan kurang lebih 2–3 Cm dari pangkal Batang.
3. Cuci sayuran pada bagian akar, dengan cara direndam bagian akarnya saja, di gerak-gerakkan sampai bersih, lalu tiriskan.
4. Sayuran siap dikemas setelah air mengering.
Catatan, hindari membasahi daun sayuran dengan air karena akan mudah membusuk dalam kemasan plastik.
SOP BUDIDAYA TANAMAN SAWI
Persiapan Media Tanam
Persiapkan media tanam dengan komposisi 3 : 2 : 1 (tanah : kompos : arang sekam/ cocopeat).
Aduk media sampai benar-benar tercampur minimal 3 kali pengadukan dan bersihkan dari kotoran-kotoran yang berbahan plastik.
Masukkan media dalam polybag.
Siram dengan Manutta Gold Bawah dengan dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air, per polybag 1 gelas.
Siram Felita jika ada dengan dosis dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air sebagai pupuk dasar media dan PAACR dengan dosis 2 tutup per 10 liter air, per polybag 1-2 gelas.
Diamkan media dengan melakukan penyiraman sehari 1 kali (Jw. dileb) sampai tumbuh rumput 7-12 hari (indikasi media siap ditanami).
Pembenihan
Jemur benih selama 1-2 jam sebelum pukul 10.00 WIB.
Bersihkan benih dari kotoran dan seleksi benih yang muda.
Rendam benih dengan Manutta Gold Atas 1 tutup per 10 liter air selama 1-2 jam kemudian tiriskan.
Benih disemai pada media penyemaian sampai umur 14 HST.
Semprot benih dengan Manutta Gold Atas dengan dosis 1 tutup per 10 liter air pada umur 5 dan 10 hari.
Penanaman
Menata polybag dengan populasi per 1 m2 16 polibag, beri renggangan untuk sirkulasi udara antar polybag 5-10 cm (tidak mepet) dan usahakan blog searah dengan arah angin.
Waktu rekomendasi penanaman pada sore hari (sekitar pukul 15.00 wib).
Siram media tipis (kondisi media lembab tidak basah).
Ambil benih dan tanahnya di persemaian kemudian pindah pada polybag dengan populasi 4 tanaman per polybag.
Peletakan benih tidak terlalu berdekatan diusahakan pola persegi dengan jarak dari pinggir polybag 2 jari (2-3 cm).
Batas kedalaman penanaman adalah seluruh bagian di bawah daun paling bawah tertutup tanah.
Siram media dengan system kabut.
Perawatan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman
Amati perkembangan tanaman, media (tetap lembab) dan lakukan pendataan tertulis.
Lakukan penyiraman berkala (melihat kondisi media tanaman).
Kocor Manutta Gold Bawah dosis 5 tutup per 10 liter air setiap hari senin dengan dosis 1 gelas per polybag dan semprot Manutta Gold Atas dosis 1-2 tutup per 10 liter air setiap hari kamis.
Semprot PAACR dosis 2 tutup per 10 liter air, bila menemukan indikasi 10 % serangan hama dan penyakit
Penyiangan rumput (bila diperlukan).
Panen
Pencabutan sayuran :
Siram sayuran yang siap dipanen dipagi hari. hal itu dilakukan untuk mempermudah pencabutan sayur dan supaya tidak banyak tanah yang melekat pada daun dan akar tanaman.
Waktu panen dilakukan sekitar jam 15.00 sd 16.00.
Cabut beberapa tanaman (3-5) batang sekaligus dengan memegang pangkal batangnya, supaya tidak gampang patah.
Tanah yang masih menempel pada Akar digerak-gerakkan (Jw. diketek-ketek) hingga bersih.
Cabut semua tanaman yang sudah siap dipanen.
Pemilahan sayuran :
Sortir tanaman dikelompokkan sesuai tinggi tanaman (Tinggi, Sedang, Kecil) sekaligus buang daun-daun yang sudah menguning.
Potong akar dengan pisau tajam sisakan kurang lebih 2–3 cm dari pangkal batang.
Cuci sayuran pada bagian akar, dengan cara direndam bagian akarnya saja, di gerak-gerakkan sampai bersih, lalu tiriskan.
Sayuran siap dikemas setelah air mengering.
Catatan, hindari membasahi daun sayuran dengan air karena akan mudah membusuk dalam kemasan plastik.
SOP BUDIDAYA PADI
Persiapan dan Pengolahan Lahan
Melakukan tamping pematang.
Pembajakan dan pengairan ke-1.
Perendaman lahan dengan penyemprotan Manutta Gold Bawah 10 liter.
Waktu perendaman 14-21 hari.
Pembajakan ke-2 pada hari ke 21-27.
Penyemprotan Manutta Gold Bawah ke-2 pada hari ke 27-28 dan pemupukan dasar dosis 50k kg/ha.
Setelah 3 hari baru melakukan penanaman 30-31 hari setelah bajak sawah.
Pembenihan
Dalam pembenihan harus dilakukan beberapa perlakuan guna mendapatkan bibit yang berkualitas dan sehat. Adapun perlakuan benih sebagai berikut:
Seleksi Benih
NoPerlakuanKeterangan1Perendaman dengan air garam.Menghilangkan benih padi yang gabuk (kopong) dan yang isinya setengah/ muda dengan cara perendaman dengan air garam.2Perendaman dengan air + Manutta Atas selama semalam.Untuk Manutta Atas dosis 1 tutup per-10 liter air.3Pemeraman dilakukan selama semalamDilakukan penyiraman 3 kali sehari dengan air bekas rendaman pada pukul 08.00, 13.00 dan 16.00, dan jangan lupa membalik karung agar suhu dalam karung merata.
Perawatan Benih
Untuk perawatan benih harus dilakukan sejak dini (preventif dan intensif) karena sebagian besar persebaran dan perkembangbiakan hama dan penyakit terjadi pada saat dalam pembenihan. Adapun perlakuannya adalah penyemprotan Manutta Atas, Bio-Fungisida, Bio-Insektisida dan Pestisida Nabati dengan dosis per-tangki 2 tutup dengan interval penyemprotan 2 kali pada umur benih 7 dan 14 hari.
Tanam
Kriteria penanaman antara lain: umur benih antara 9-15 hari, tidak banyak, kedalaman 1-2 cm, model tanam Jajar Legowo dengan jarak tanam 40 x 20 x 10 atau model tanam yang direkomendasikan.
Pemupukan
Dalam pemberian pupuk makro harus disesuaikan dengan kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, umur tanaman dan fungsi dari pupuk makro tersebut. Adapun perincian kebutuhan unsur hara bila dikomparasi dengan jerami:
Nitrogen
Kebutuhan jumlah N 100 kg/ Ha. Kandungan N dalam jerami adalah 176 kg/ Ha sedangkan kandungan N pada Urea 42%. Kebutuhan N adalah 176 kg x 42% = 73, 92 kg/ Ha. Jadi Komparasi N dengan Urea adalah 73,92 kg +100 kg = 174 kg/ Ha
SP-36
Kebutuhan jumlah SP-36 100 kg/ Ha. Kandungan SP-36 dalam jerami adalah 136 kg/ Ha sedangkan kandungan SP-36 36%. Kebutuhan SP-36 adalah 136 kg x 36% = 48,96 kg/ Ha. Jadi Komparasi SP-36 adalah 48,96 kg +100 kg = 149 kg/ Ha
KCL
Kebutuhan jumlah KCL 100 kg/ Ha. Kandungan KCL dalam jerami adalah 117 kg/ Ha sedangkan kandungan KCL 60%. Kebutuhan KCL adalah 117 kg x 60% = 70,2 kg/ Ha. Jadi Komparasi KCL adalah 70,2 kg +100 kg = 170 kg/ Ha
Total kebutuhan NPK per-Ha
174 kg + 149 kg + 170 kg = 493 kg (600 kg/Ha)
Tahapan pemupukan
TahapanJenis PupukJenis UnsurUmur (Hari)Jumlah (Kg/tutup)KetDasarMakroSP-36750Sebelum tanam1MakroUREA/ ZA15-2032,5HST2MakroUrea/ Za30-4012,5HSTKCL50Mikro Manutta Gold A + Manutta Gold B 7, 14, 21, 28, 35, 45, 552 + 4 liter (sebelum bunting)Minimal per-musim 7 kali dan berhenti pada saat premordhia (bunting)Bio-fungisida, Agen hayati dan Pesna2
Perawatan Tanaman (Penanganan/ Penyiangan Gulma)
Dalam pengendalian gulma dilakukan pengosrokan pada umur tanaman 7, 14 dan 21. Adapun manfaat penyiangan rumput adalah mengatur sirkulasi oksigen dalam tanah, memutus perakaran tua dan memicu tumbuhnya perakaran baru serta rumput muda yang terproses melalui pengosrokan mampu menghasilkan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Dalam pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara preventif dan insentif dengan menggunakan bahan-bahan yang aman diantaranya Bio-fungisida pada umur 0-30 HST, Bio-insektisida pada umur 30-40 (premordhia) dan dilanjutkan pada umur 45-50 dengan dosis 2 tutup per-tangki serta menggunakan pestisida nabati.
Panen
Sebelum pemanenan dilakukan pengubinan 1 m2 guna mengetahui potensi dan kemampuan produksi anakan.
SOP BUDIDAYA TEMBAKAU
Persiapan Media
Bajak lahan pertama menggunakan Traktor tunggu sampai kering kurang lebih 7 hari.
Membuat bedengan dengan ukuran lebar 1 m kali panjang lahan.
Bajak lahan kedua dengan Traktor.
Memupuk dasar pada titik/ lubang yang akan ditanami sesuai dengan jarak tanam 25 cm x 110 cm, kemudian kocor dengan Manutta Gold Bawah dengan dosis 5 liter/ha dan dikocorkan perlubang 1 gelas.
Lakukan pengairan secara optimal.
Media siap untuk ditanami.
Persiapan Pembenihan (media benih dan tebar benih)
Keringkan tanah dan lakukan penghancuran sampai lembut (diayak).
Membuat bedengan atau masukkan media ke dalam polybag.
Kocor dengan Manutta Gold Bawah dengan dosis 3-5 tutup per 10 liter air dengan optimal (kondisi media kering sampai lembab).
Biarkan dan tunggu sampai 3 hari media siap untuk digunakan.
Seleksi dan tebar benih ke media (bedengan) dan tutup dengan tanah lembut ketebalan 0,5 cm atau masukkan benih ke dalam polybag 1 polibag 1 benih dengan kedalaman 0,5 cm dan tutup dengan media lembut.
Lakukan penyiraman dengan system kabut (dengan tangki) setiap hari sampai benih tumbuh.
Bila benih sudah tumbuh lakukan penyiraman secara berselang.
Semprot Manutta Gold Atas dengan dosis 1-2 tutup per 10 liter air pada umur 9 dan 17 HSS (hari setelah sebar).
Sebelum dicabut media cenderung basah (disiram).
Benih siap tanam umur 21 HSS.
Penanaman
Membuat lubang tanam dengan diameter 5 cm dan kedalaman 5 cm.
Tanam bibit dengan akar tanaman ditempelkan pada bibir lubang tanah dan akar tidak ditekuk serta akar tidak terlihat.
Tutup lubang dengan menekan bibir lubang.
Kocor atau siram pada tanahnya, penyiraman dilakukan rutin setiap pagi selama 3 hari.
Perawatan Tanaman
Amati dan lakukan penyulaman (tanam ulang) bila ada tanaman yang mati setelah 3 HST.
Pengairan berselang dilakukan pada pagi dan sore hari setiap 2 hari sekali.
Pemupukan Manutta Gold Bawah dilakukan pada umur 7, 14 dan 21 HST dengan dosis 3-5 tutup per 10 liter air dengan takaran pertanaman 200 ml pada sore hari.
Penyemprotan Manutta Gold Atas pada umur 10, 20 dan 30 HST dengan dosis 2-3 tutup per tangki dengan menyemprotkan merata atas dan bawah daun pada pagi hari.
Melakukan pengairan berselang (dengan system kering dan basah) dan penyiangan rumput (bila ada) pada umur 14 hari.
Pemanenan
Tanaman siap untuk dipanen pada umur 2 bulan.
Panen ke-1 diambil 3-4 daun ke bawah (koser kasar).
Panen ke-2 selang 3-4 hari diambil daun ke 5-7 (2 daun).
Lakukan penyiraman / pengairan setelah panen ke-2.
Panen ke-3 selang 3 hari diambil 3 daun (halus 1).
Panen ke-4 selang 3 hari diambil 3 daun (halus 2).
Panen ke-5 selang 3 hari diambil 3 daun (halus 3).
Panen ke-6 selang 3 hari diambil 3 daun (halus 4).
Lakukan penyiraman / pengairan.
Panen ke-7 selang 3 hari diambil 4 daun.
Panen ke-8 selang 3 hari diambil 4-5 daun (melihat kondisi tanaman).