Minggu, 04 Maret 2018

BUDIDAYA KANGKUNG DAN BAYAM (POLIBAG DAN VERTIKULTUR)


Persiapan Awal

Syarat Lokasi Budidaya

Kriteria lokasi yag digunakan antara lain : Cukup sinar minimal 80 %, Aman dari hewan pengganggu (ayam, kambing bebek dsb) dan pengairan mudah. Jumlah Populasi per-m2 12 polibag. Ukuran polibag 40 x 40.

Persiapan Media tanam

Siapkan tanah, kompos dan cocopeat atau arang sekam campur semua media dengan kompisisi 3 tanah : 2 kompos : 1 cocopeat atau arang sekam. Kemudian aduk sampai tercampur rata minimal 3 kali pengadukkan. Masukkan media dalam polibag dengan ketebalan volume 25 cm dan siram dengan Manutta Gold-B dengan dosis 1 tutup untuk 100 polibag atau 1 tutup + 25 liter air, setiap polibag diberi 250 ml (1 gelas aqua) larutan ditambahkan felita jika ada dengan dosis dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air sebagai pupuk dasar media. Diamkan media sampai tumbuh rumput atau 7-12 hari (indikasi media siap ditanami).

Penanaman

Dalam penanaman, yang perlu diperhatikan adalah kesiapan media dan perlakuan benih. Untuk media yang siap ditanami adalah sudah tumbuhnya rumput dan kematangan media cukup, sedangkan untuk perlakuan benih dilakukan perendaman dengan manutta atas 1 tutup dengan air 10 liter selama 10-15 menit kemudian angkat dan tiriskan. Penebaran biji kangkung untuk per polibag 100 biji, sedangkan untuk per lubang vertikultur 17 biji untuk ukuran paralon 5”. waktu penanaman disarankan pada pagi hari (biji) dan sore hari (kecambah/ benih).

Perawatan tanaman

Penyiraman diupayakan semirip mungkin dengan sunatullah turunnya air dari langit, maksudnya penyiraman dilakukan dengan mempergunakan gembor.
Catatan :
Penyiraman dilakukan secara kondisional (bila media masih basah tidak perlu untuk disiram) dan dilakukan pada pagi dan sore hari.

Pemupukan

Gambar POC Manutta Gold A dan B
1 tutup + 25 liter air, setiap polibag diberi 250 ml (1 gelas aqua) larutan manutta setiap hari senin dan 3 tutup/tangki untuk 300 polibag manutta atas setiap hari kamis sampai dengan menjelang panen.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan oleh masing-masing blok beserta anggotanya. Adapun tugas TIM atau Koordinator panen adalah mengambil hasil panenan kemudian mendistribusikan kepada masing – masing koordinator blok, dan fasilitas yang diberikan kepada petugas panen (blok dan anggotanya) mendapatkan fasilitas yang diberikan petugas panen berupa : Timbangan, Alat ikat, dan Bak.

Pencabutan  Sayuran :

1. Siram sayuran yang siap dipanen, tepatnya 1 hari sebelum panen. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pencabutan sayur dan supaya tidak banyak tanah yang melekat pada daun dan Akar tanaman.
2. Waktu panen dilakukan kondisional diupayakan pagi hari.
3. Cabut beberapa tanaman ( 3 -5 ) batang sekaligus dengan memegang pangkal batangnya, supaya tidak gampang patah.
4. Tanah yang masih menempel pada Akar dibersihkan.
5. Cabut semua tanaman dalam media budidaya baik yang sudah siap panen maupun yang belum atau tidak layak panen.

Pemilihan sayuran :

1. Sortir tanaman dikelompokkan sesuai dengan grade (kelas / ukuran) tanaman (Tinggi, Sedang, Kecil) sekaligus buang daun-daun yang sudah menguning.
2. Potong akar dengan pisau tajam sisakan kurang lebih 2 – 3 cm dari pangkal batang.
3. Cuci sayuran pada bagian akar, dengan cara direndam bagian akarnya saja, digerak–gerakkan sampai bersih, lalu tiriskan .
4. Sayuran siap dikemas setelah air mengering.
5. Catatan, hindari membasahi daun sayuran dengan air karena akan mudah membusuk dalam kemasan plastik. kalau tidak dimasukkan dalam kemasan plastik bisa dilakukan penyiraman pada seluruh batang dan daun sayuran.

Penanganan Hama dan Penyakit (PHP)

1. Penyemprotan asap cair pada semua media yang akan ditanamai dengan dosis 1-2 tutup manutta per tangki 14-16 ltr.
2. Penanaman benih kangkung per polybag 1 tutup aqua (100 biji) dengan cara disebar rata kemudian ditutup media lembut dengan tebal +- 1 cm dan untuk vertikultur 5” per lubang 17 biji dengan cara ditanam sedalam 1-2 cm dan ditutup kembali.
3. Perawatan perkecambahan tanaman dengan menjaga kelembapan (menyemprot jika kering sampai tumbuh).
4. Pada hari Kamis melakukan penyemprotan Manutta Atas dengan dosis 2 tutup / tangki 14-16 liter (per tangki hingga 500 m2)
5. Pada hari Senin melakukan pemupukan Manutta Bawah dengan dosis 3 tutup/ 20 ltr air (per polybag 500 ml / 2 gelas aqua), jika vertikultur 1,5 ltr (botol aqua) pada sore hari.
6. Penyiangan, perawatan dan pengairan dilakukan selain hari Senin dan Kamis pada pagi hari sebelum jam 08.00.
7. Kegiatan dilakukan sampai panen umur 27-28 HST.
8. Penyemprotan asap cair dengan dosis 1 tutup per tangki dilakukan jika muncul serangan hama dan penyemprotanya pada pangkal tanaman dan media pada sore hari.
9. Melakukan pendataan aplikasi budidaya

BUDIDAYA SAWI (POLIBAG DAN VERTIKULTUR)


Persiapan Awal

Syarat Lokasi Budidaya

Kriteria lokasi yag digunakan antara lain : Cukup sinar minimal 80 %, Aman dari hewan pengganggu (ayam, kambing bebek dsb) dan pengairan mudah. Jumlah Populasi per-m2 12 polibag. Ukuran polibag 40 x 40.

Persiapan Media tanam

Siapkan tanah, kompos dan cocopeat atau arang sekam campur semua media dengan kompisisi   3 tanah : 2 kompos : 1 cocopeat atau arang sekam. Kemudian aduk   sampai tercampur rata minimal 3 kali pengadukkan. Dengan ketebalan minimal 10 cm maksimal 15 cm terdiri atas 3 : 2 : 1 dibentuk  seperti gunungan.

Untuk penebaran benih : jarak antar biji 1-2 cm dan jarak antar gunungan 5 cm. Melakukan   pembumbunan (pupuk dasar) pada benih setelah usia 5 - 7 hari. Pada penyiraman sistem kabut hindari panas matahari langsung/ penyinaran sampai dengan 60%, hindari dari curah hujan tinggi. Pemindahan bibit minimal ketika daun pertama Penanaman sawi (polibag) minimal 3 maksimal 4 (ukuran polibag standar) penanaman sampai  dengan dibawah  daun  pertama dilakukan pembumbunan (pupuk dasar) kembali pada usia 10 hari atau ketika daun pertama terlalu jauh dari media.

Dengan Dosis Pembumbunan (pupuk dasar) sebagai berikut :
Siram dengan Manutta Gold-B dengan dosis 1 tutup untuk 100 polibag atau 1 tutup + 25 liter air, setiap polibag diberi 250 ml (1 gelas aqua) larutan ditambahkan felita jika ada dengan dosis dosis 250 ml (20 tutup) / 20 liter air sebagai pupuk dasar media. Diamkan media sampai tumbuh rumput atau 7-12 hari (indikasi media siap ditanami).

Penanaman

Dalam penanaman, yang perlu diperhatikan adalah kesiapan media dan perlakuan benih. Untuk media yang siap ditanami adalah sudah tumbuhnya rumput dan kematangan media cukup, sedangkan untuk perlakuan benih dilakukan perendaman dengan manutta atas 1 tutup dengan air 10 liter selama 10-15 menit kemudian angkat dan tiriskan. Penebaran biji sawi untuk per polibag 100 biji, sedangkan untuk per lubang vertikultur 17 biji untuk ukuran paralon 5”. waktu penanaman disarankan pada pagi hari (biji) dan sore hari (kecambah/ benih).

Perawatan tanaman

Penyiraman diupayakan semirip mungkin dengan sunatullah turunnya air dari langit, maksudnya penyiraman dilakukan dengan mempergunakan gembor.
Catatan :
Penyiraman dilakukan secara kondisional (bila media masih basah tidak perlu untuk disiram) dan dilakukan pada pagi dan sore hari.

Pemupukan

POC Manutta Gold A dan B
1 tutup + 25 liter air, setiap polibag diberi 250 ml (1 gelas aqua) larutan manutta setiap hari senin dan 3 tutup/tangki untuk 300 polibag manutta atas setiap hari kamis sampai dengan menjelang panen.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan oleh masing-masing blok beserta anggotanya. Adapun tugas TIM atau Koordinator panen adalah mengambil hasil panenan kemudian mendistribusikan kepada masing – masing koordinator blok, dan fasilitas yang diberikan kepada petugas panen (blok dan anggotanya) mendapatkan fasilitas yang diberikan petugas panen berupa : Timbangan, Alat ikat, dan Bak.

Pencabutan Sayuran :

1. Siram sayuran yang siap dipanen, tepatnya 1 hari sebelum panen. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pencabutan sayur dan supaya tidak banyak tanah yang melekat pada daun dan Akar tanaman.
2. Waktu panen dilakukan kondisional diupayakan pagi hari.
3. Cabut beberapa tanaman ( 3 -5 ) batang sekaligus dengan memegang pangkal batangnya, supaya tidak gampang patah.
4. Tanah yang masih menempel pada Akar dibersihkan.
5. Cabut semua tanaman dalam media budidaya baik yang sudah siap panen maupun yang belum atau tidak layak panen.

Pemilahan Sayuran :

1. Sortir tanaman dikelompokkan sesuai dengan grade (kelas / ukuran) tanaman (Tinggi, Sedang, Kecil) sekaligus buang daun-daun yang sudah menguning.
2. Potong akar dengan pisau tajam sisakan kurang lebih 2 – 3 cm dari pangkal batang.
3. Cuci sayuran pada bagian akar, dengan cara direndam bagian akarnya saja, digerak–gerakkan sampai bersih, lalu tiriskan .
4. Sayuran siap dikemas setelah air mengering.

Catatan:
Hindari membasahi daun sayuran dengan air karena akan mudah membusuk dalam kemasan plastik. kalau tidak dimasukkan dalam kemasan plastik bisa dilakukan penyiraman pada seluruh batang dan daun sayuran.

Sisi

PenyendJikadiri tinggal dalam kenangan Terbawa hanyut seperti sebuah segmen cerita Sebuah janji tersembunyi dalam waktu Kental menjadi ku...